Liver atau hati merupakan organ terbesar di tubuh dan memiliki tanggung jawab yang sama besarnya pula. Yakni menyaring darah, memproses nutrisi, membantu melawan infeksi, memproduksi protein yang dibutuhkan untuk pengentalan darah dan masih banyak lagi.

1. Obesitas
Obesitas kini dianggap sebagai salah satu kondisi kesehatan yang menjadi penyebab dari banyak penyakit kronis, termasuk perlemakan hati. Saat sel-sel di dalam hati memiliki terlalu banyak lemak, sirosis dan gagal hati bisa terjadi.

2. Soda
Soda mengandung banyak gula yang jadi pelaku utama naiknya berat badan, karena itu tak mengejutkan apabila soda juga terkait dengan kerusakan hati.

3. Obat-obatan
Beberapa obat-obatan tertentu seperti obat-obatan yang mengandung asetaminofen dengan dosis yang tinggi bisa menyebabkan gagal hati dan bahkan kematian. Kemudian steroid anabolik (obat hormon pria yang digunakan beberapa atlet untuk tingkatkan performa), heroin, kokain juga bisa berisiko tinggi merusak hati.

Baca juga:  Mengenal Hepatitis C

4. Hepatitis
Hepatitis B dan C yang kronis bertanggung jawab atas kebanyakan kasus dari kanker hati di seluruh dunia. Hepatitis C disebarkan melalui darah yang terinfeksi seperti melalui berbagi jarum, seks tidak aman, transfusi darah (sangat jarang), dan tato menggunakan jarum yang kotor. Hepatitis C kerap disebut sebagai silent killer karena banyak pengidapnya tak mengetahui bahwa mereka sakit, sementara hepatitis B masih mudah diatasi karena telah tersedia vaksinnya sejak kecil.

5. Penyakit genetik
Genetik juga memiliki peran atas kesehatan hati dan beberapa kondisi yang diriwayatkan bisa mengarah ke penyakit hari. Misalnya seperti hemokromatosis yang menyebabkan zat besi menumpuk di tubuh, yang bisa mengakibatkan sirosis dan kemudian gagal hati. Untungnya, hemakromatosis merupakan penyakit yang dapat ditangani.

Baca juga:  Mengenal dan Memahami AIDS

6. Penyakit autoimun
Penyakit autoimun tertentu juga bisa berdampak pada fungsi hati. Saat sistem imun tubuh tak sengaja menyerang hati, kondisi tersebut dikatakan hepatitis autoimun.

7. Merokok
Satu lagi alasan untuk berhenti merokok: bisa meningkatkan risiko baik kanker hati dan sirosis hati. zat kimia racun dalam asap rokok dapat menyebabkan inflamasi dan pada akhirnya sirosis.

8. Alkohol
Walau faktor lainnya juga memiliki peran, alkohol menjadi pelaku utama dari sirosis dan penyakit hati lainnya. Diperkirakan 10 hingga 15 persen peminum alkohol berat memiliki luka parut di hati.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply