Sekitar 842.000 orang di Indonesia mengidap penyakit Tuberculosis (TBC). Diperkirakan 13 orang meninggal akibat TBC setiap jamnya. Saat ini, TBC juga sudah menyerang usia produktif dan juga anak.

Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga setelah India dan Cina sebagai negara dengan pengidap TBC terbanyak di dunia. Ada berbagai faktor yang menyebabkan penanggulangan TBC di Indonesia menjadi lebih sulit, salah satunya karena mitos yang masih banyak dipercayai masyarakat.

“Banyak yang masih percaya mitos. Padahal TBC bisa disembuhkan asal minum obatnya teratur. Kalau putus-putus, nanti dia menjadi resisten,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu.

Berikut mitos dan fakta mengenai TBC yang perlu kamu ketahui:
1. Mitos: TBC bisa ditularkan oleh hewan, faktanya, penyakit TBC ditularkan oleh droplet infection dan percikan dahak.
2. Mitos: TBC karena guna-guna atau pelet, masyarakat yang mempercayainya terkadang memilih berobat ke ‘orang pintar’ dan akhirnya makin memperparah.
3. Mitos: TBC penyakit turunan. Jika terjadi penularan, itu disebabkan karena kuman TBC yang masuk ke tubuh anaknya baik karena kurang menjaga higienitas atau imunnya rendah.
4. Mitos: TBC selalu diawali batuk darah. Faktanya, tidak semua gejala TBC diawali batuk darah.

Baca juga:  Penyakit TB Rawan Menyerang ODHIV

Sumber: Detik.com

Leave a Reply